Kepemimpinan Berbasis Elektronik (e-Leadership)
Beranda / Event Acer / ASSA 2022 / Kepemimpinan Berbasis Elektronik (e-Leadership)

Kepemimpinan Berbasis Elektronik (e-Leadership)

Kepemimpinan Berbasis Elektronik (e-Leadership)

Saat ini kita semua dihadapkan pada sebuah tantangan dimana perkembangan teknologi yang begitu luar biasa membuat kita semua harus adaptif terhadap perubahan tersebut, termasuk soal gaya kepemimpinan di sekolah. 

Gaya kepemimpinan berbasis elektronik (e-leadership) bisa menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan tenaga pendidik agar bisa terus beradaptasi dengan teknologi. Hal ini pula yang menginspirasi Acer dan Jelajah Ilmu Academy untuk mengangkat topik seputar kepemimpinan di tengah pesatnya arus teknologi. 

Topik “Kepemimpinan Berbasis Elektronik (e-Leadership)” yang menjadi materi webinar Jelajah Ilmu Academy kali ini disampaikan oleh Agung Rahmanto, S,H., M.Pd. dari SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta sebagai Pemenang Acer Smart School Award 2021 kategori kepala sekolah inspiratif jenjang SD. 

Dalam materi kali ini, peserta webinar mendapatkan inspirasi terkait manajemen dan penerapan e-leadership di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta yang akan bermanfaat bagi peserta Acer Smart School Award 2022. 

Penerapan E-Leadership Di SD Muhammadiyah Sapen

Terjadinya pola pembelajaran (digital school) berdampak terhadap manajemen sekolah. Sekolah mulai bergeser dari manajemen tradisional dan bertransformasi menjadi e-management. 

Bapak Agung Rahmanto, S,H., M.Pd. pun juga menyadari bahwa siswa di SD Muhammadiyah Sapen terdiri dari 3 kategori yaitu keluarga kurang mampu, keluarga menengah dan keluarga yang mempunyai kemampuan ekonomi. Akan tetapi, dengan semakin majunya teknologi informasi seperti saat ini, maka apapun keadaannya semua orang akan peduli terkait dengan perkembangan teknologi informasi. 

Dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu luar biasa, SD Muhammadiyah Sapen telah bergerak mengikuti perkembangan zaman agar proses pembelajaran yang dilaksanakan itu bisa berhasil.

Dengan kultur SD Muhammadiyah Sapen yang semakin banyak peserta didik yang melek akan teknologi, maka kultur sekolah harus menyesuaikan. Sekolah harus mengantisipasi karena yang dihadapi saat ini adalah anak-anak ataupun peserta didik dari generasi Z dan terlebih generasi Alfa yang yang sejak lahir langsung kenal dengan teknologi. 

SD Muhammadiyah Sapen berupaya dan berusaha untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi tersebut. Terjadinya pola pembelajaran yang awalnya adalah berbasis kertas kemudian berubah menjadi berbasis elektronik, bahwa adanya e-learning, e-leadership dan lain sebagainya itu adalah bagian dari bagaimana proses kegiatan manusia dalam menggunakan dasar elektronik.

Apalagi ternyata covid-19 memberi makna tersendiri, bahwa satuan pendidikan “dipaksa” untuk akrab dengan teknologi. Contoh sederhananya adalah tugas-tugas untuk peserta didik diberikan melalui WhatsApp atau menggunakan email dan lain sebagainya.

Hal ini sebagai dasar SD Muhammadiyah Sapen untuk mengembangkan digitalisasi di sekolah terkait dengan proses layanan. Di masa depan pendidikan tidak terbatas pada ruang kelas secara fisik, nantinya kapan pun di mana pun kita bisa berinteraksi dengan peserta didik. Di SD Muhammadiyah Sapen sendiri sudah dicoba, saat ini tatap muka dengan anak-anak hanya 4 hari. Di hari Jumat itu dilaksanakan pembelajaran secara virtual. 

Manajemen E-Leadership di SD Muhammadiyah Sapen

E-leadership adalah sebuah kepemimpinan yang salah satu dasarnya menggunakan teknologi informasi dalam hal ini adalah internet. Lalu bagaimana SD Muhammadiyah Sapen melaksanakan manajemen kepemimpinan E-Leadership? Berikut penjelasan oleh Agung Rahmanto, S,H., M.Pd.

  1. Perencanaan
    Pemilihan platform pembelajaran yang tepat dari pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran digital seperti platform Jelajah Ilmu. Untuk SD Muhammadiyah Sapen sendiri menggunakan Google classroom. Setiap peserta didik dibuatkan email masing-masing yang murni untuk proses pembelajaran  dengan domain sapen.sch.id.
  2. Pengorganisasian
    Konsep dan cara kerja e-leadership dapat diterapkan pada kegiatan pengorganisasian dengan cara menciptakan sumber daya manusia yang mengerti teknologi. Bapak dan Ibu guru yang punya kemampuan teknologi dapat membimbing teman-temannya.
  3. Pengarahan dan Pendelegasian
    Dalam hal ini memberikan pengarahan dan pendelegasian tugas dengan menggunakan berbagai media teknologi informasi misalnya e–mail, dan software lainnya. SD Muhammadiyah Sapen melibatkan pihak kedua yaitu Balai Teknologi Komunikasi Provinsi DIY dan guru guru besar serta para dosen di Universitas Negeri Yogyakarta. Mereka turut mendampingi dengan memberikan pengarahan, mendelegasikan tugas, dan bagaimana cara menggunakan teknologi.

Implementasi E-Leadership di SD Muhammadiyah Sapen

  1. Kesadaran dan Awareness
    Pembangunan kesadaran warga sekolah untuk selalu siap menghadapi perubahan dan menjadikannya sebagai peluang merupakan kata kunci untuk mewujudkan kelangsungan hidup lembaganya agar tetap eksis dan tidak punah terlindas oleh perkembangan jaman, salah satunya melalui penguasaan teknologi informasi dan telekomunikasi.  
  1. Strategi dan Rencana Aksi
    SD Muhammadiyah Sapen menggunakan banyak platform pembelajaran, seperti Jelajah Ilmu, e-book, WhatsApp, Zoom, Email. SD Muhammadiyah Sapen juga membuat video pembelajaran yang di upload di YouTube ataupun Sapen TV dan menggunakan Sapen Radio. Sehingga kami dapat melayani anak-anak dengan gaya belajar kinestetik, visual, dan juga auditori.
  1. Sumber Daya Manusia yang Tepat
    Memilih sumber daya manusia yang kompeten untuk menjalankan perubahan teknologi dan budaya kerja yang berbasis digital serta meningkatkan kualitas kompetensinya dalam penguasaan teknologi melalui pelatihan dengan bekerja sama dengan pihak luar. SD Muhammadiyah Sapen dalam hal ini, meminta bantuan Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogyakarta terkait pelatihan-pelatihan guru, dan ternyata direspon dengan sangat luar biasa oleh mereka. Bahkan ada 1 guru SD Muhammadiyah Sapen yang dikirim ke Jepang untuk belajar terkait dengan perkembangan teknologi informasi.
  1. Perubahan Digital
    Akhir proses dalam penerapan e-leadership di SD Muhammadiyah Sapen adalah perubahan transformasi komunikasi dari komunikasi tradisional menjadi komunikasi digital. 

Itulah beberapa hal terkait kepemimpinan berbasis elektronik, tentang bagaimana upaya SD Muhammadiyah Sapen dalam mengembangkan teknologi informasi berbasis elektronik untuk menjalin sebuah kepemimpinan yang bersama antara kepala sekolah dan guru. Diharapkan informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda bapak ibu guru semua untuk mengikuti  Acer Smart School Award 2022. 
Bagi Anda yang tertarik mengikuti Acer Smart School Award, Anda bisa melihat seperti apa keseruan program ini mulai dari video pembekalan dari para narasumber hingga video presentasi para finalis dengan mengunjungi website https://www.acersmartschool.id/ dan YouTube Acer Indonesia.