Teknik Pomodoro: Cara Belajar Efektif dan Efisien
Beranda / Edukasi / Teknik Pomodoro: Cara Belajar Efektif dan Efisien
Teknik Pomodoro: Cara Belajar Efektif dan Efisien

Teknik Pomodoro: Cara Belajar Efektif dan Efisien

Teknik Pomodoro merupakan teknik mengelola waktu untuk meningkatkan produktivitas dalam hal memahami ilmu pelajaran. Dalam pendidikan, teknik pomodoro berguna agar lebih fokus dalam menjalani proses pembelajaran, baik bagi murid atau guru. Teknik ini menjadi solusi bagi murid maupun guru yang kerap kehilangan fokus saat belajar.

Apa itu teknik Pomodoro? Simak lebih lanjut melalui artikel ini tentang pengertian, manfaat, dan cara menerapkan teknik Pomodoro.

Pengertian Teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro diciptakan pertama kali oleh seorang mahasiswa bernama Francesco Cirillo di akhir tahun 1980. Kata “pomodoro” berasal dari bahasa Italia yang berarti tomat. Disebut dengan pomodoro karena Cirillo menggunakan timer dapur berbentuk tomat saat mengelola waktunya.

Terciptanya metode tersebut karena Cirillo menyadari bahwa perlu suatu sistem belajar dengan menggunakan interval waktu tertentu agar kondisi fisik dan psikisnya tetap terjaga. Dengan demikian, dia membagi waktu belajar dan istirahat dengan tepat.

Pada konsep Pomodoro, dia mengerjakan sebuah tugas dalam pembagian waktu belajar menjadi interval bernama “jendela kerja” selama 25 menit. Selama pengerjaan tugas tersebut, ada istirahat 5 menit. Setelah menyelesaikan 4 jendela waktu, istirahat dapat dilakukan lebih lama. 

Kunci keberhasilan dari teknik ini adalah fokus yang tinggi. Ketika Anda mendapatkan distraksi, maka harus berhenti, lalu mulai lagi dari awal.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mendampingi Murid Belajar Mandiri

Manfaat dari Teknik Pomodoro

manfaat-teknik-pomodoro

Manfaat dari penerapan teknik Pomodoro ini tak hanya berdampak pada tugas, tapi juga pada mental murid atau guru dalam proses belajar memahami ilmu pelajaran. Beberapa diantaranya adalah:

1. Melatih Fokus

Anda akan terlatih fokus pada hal yang tengah dikerjakan. Dengan fokus itu, Anda bisa mengerjakan apapun dengan cepat dan maksimal. Melalui fokus inilah akan menghilangkan kebiasaan multitasking dan menurunkan kadar stres karena hanya mengerjakan satu hal dalam durasi waktu tertentu.

2. Manajemen Waktu yang Tepat

Jika diterapkan pada murid usia dini, mereka akan terbiasa untuk melakukan manajemen waktu yang tepat. Kemampuan manajemen waktu itu akan membuat mereka terbiasa melakukan segala sesuatu berdasarkan skala prioritasnya. Tentu, manajemen waktu ini tak hanya berdampak pada aktivitas belajar saja, tapi juga aktivitas lain dalam kehidupan.

3. Perencanaan yang Efektif

Dari manajemen waktu yang tepat, Anda akan mampu membuat perencanaan belajar atau bekerja secara efektif. Kemampuan itu akan sangat membantu Anda pada berbagai kesempatan, baik saat di sekolah maupun saat berkarir di masa depan.

4. Adaptasi Bekerja di Bawah Tekanan Waktu

Jika terbiasa dituntut untuk fokus pada konsep  “jendela kerja”, manfaatnya untuk murid akan terbiasa mengerjakan tugas di bawah tekanan waktu. Batas waktu selama 25 menit membuat murid merasakan tekanan selama menggunakan teknik ini. Secara mental, murid akan terbiasa dan tidak merasa panik saat dibebani tugas dengan waktu terbatas.

5. Melatih Kreativitas dan Berpikir Cepat

Adaptasi belajar dan bekerja di bawah tekanan waktu juga akan melatih diri untuk berpikir, berkreasi, dan memproses informasi secara cepat. Dengan batas waktu selama 25 menit, murid akan merasa diburu waktu sehingga proses otak akan bekerja lebih cepat. 

Cara Menerapkan Teknik Pomodoro

cara-menerapkan-teknik-pomodoro

Bagaimana cara menerapkan teknik Pomodoro dalam belajar? Sebagai teknik yang dirancang agar mudah diimplementasikan dan memberi hasil yang maksimal dari segi produktivitas, berikut langkah-langkah teknik Pomodoro:

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih tugas-tugas atau hal yang hendak dipelajari. Tugas atau pelajaran tersebut dipilih berdasarkan skala prioritasnya. Seperti tugas mana yang harus dikumpulkan segera.
  2. Setelah memilih tugas berdasarkan skala prioritas, atur timer di stopwatch atau ponsel Anda selama 25 menit. Sebagai contoh, jika belajar pada pukul 09:00, atur alarm pada pukul 09:25.
  3. Kerjakanlah tugas dengan fokus sampai timer berbunyi. Hal yang harus dipegang teguh saat mempraktikkan teknik ini adalah Anda tidak boleh mengerjakan apapun selama 25 menit selain tugas yang tengah dikerjakan. Selama 25 menit itulah yang disebut “jendela kerja”. Bahkan, Anda tidak diperkenankan untuk melirik ponsel walau hanya untuk melihat notifikasi pesan.
  4. Setelah timer berbunyi, Anda harus berhenti. Walau tugas Anda belum sepenuhnya selesai, tetap harus berhenti.
  5. Gunakan waktu 5 menit untuk istirahat. Di waktu interval istirahat ini, Anda bisa melakukan apapun, seperti mengecek notifikasi ponsel, ke toilet, peregangan, minum, atau makan camilan.
  6. Setelah istirahat selesai, mulai lakukan kembali “jendela kerja” kedua. Aturannya masih sama, yakni selama 25 menit hanya boleh fokus dengan tugas.
  7. Ulang pola seperti di atas, sampai Anda pada “jendela kerja” keempat. Setelah “jendela kerja” keempat, Anda boleh menambah waktu di interval istirahat 15–30 menit. Lakukan terus teknik ini hingga semua tugas selesai.
  8. Ketika mendapatkan distraksi, Anda harus berhenti, lalu mulai lagi dari awal.

Baca Juga: Memahami Peran Media Sosial dalam Pendidikan

Dengan mengetahui manfaat dan cara menerapkan metode di atas, guru atau murid dapat menerapkan teknik Pomodoro pada jenis tugas apa pun. Dengan demikian, guru maupun murid dapat memaksimalkan waktu untuk aktivitas-aktivitas produktif lainnya. Selamat mencoba!