Panduan Membuat Program kerja Kepala Sekolah Tahun Akademik 2021/2022
Beranda / Edukasi / Panduan Membuat Program kerja Kepala Sekolah Tahun Akademik 2021/2022
Panduan Membuat Program kerja Kepala Sekolah Tahun Akademik 2021/2022

Panduan Membuat Program kerja Kepala Sekolah Tahun Akademik 2021/2022

Sebagai seorang pemimpin dan pengelola sekolah, seorang kepala sekolah memiliki tugas utama meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, kepala sekolah membutuhkan sebuah perencanaan yang disebut sebagai program kerja kepala sekolah. 

Apa itu program kerja kepala sekolah? Secara sederhana, program kerja kepala sekolah adalah sebuah dokumen yang berisi rencana kegiatan sekolah selama satu kalender akademik. Program kerja tersebut merupakan pelaksanaan dari visi, misi dan tujuan sekolah.

Berdasarkan buku panduan kerja kepala sekolah yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017, program kerja kepala sekolah atau yang disebut rencana kerja tahunan harus memuat ketentuan yang jelas mengenai kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan sekolah, peran serta masyarakat dan kemitraan. 

Karena cakupannya yang luas, membuat program kerja kepala sekolah tentu bukan pekerjaan mudah. Terkadang, seorang kepala sekolah atau guru yang ditugaskan untuk membantu menyusun program kerja, kebingungan untuk memulai dari mana. Nah, agar program kerja dapat dibuat dengan lebih mudah, berikut ini adalah tahapan yang bisa Anda lakukan:

Langkah-Langkah Membuat Program Tahunan Kepala Sekolah

  • Bentuk Tim Perancang Program Kerja

Langkah paling awal yang bisa dilakukan adalah membentuk tim perancang program kerja kepala sekolah. Libatkan sejumlah guru dan tenaga pendidik lain yang Anda anggap kompeten. Dalam tim ini, Anda dapat berkonsultasi dan berdiskusi lebih jauh mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dicantumkan dalam program dan bisa dilibatkan dalam melakukan review draft program kerja yang telah dibuat. 

Baca Juga: Apa itu Metode Microlearning dan Alasan Sekolah Perlu Menerapkannya

  • Identifikasi Masalah dan Tentukan Target Program Kerja

    Setelah membentuk tim, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi masalah-masalah utama yang ada di sekolah Anda. Misalnya, pada tahun ajaran yang telah berlalu, Anda mendapati laporan mengenai penurunan prestasi akademik pada sejumlah murid karena rasa bosan, frustasi dan kesulitan saat mengikuti pembelajaran online. Atau, Anda menemukan fakta bahwa sejumlah guru kesulitan menjalankan pembelajaran online karena kurangnya kompetensi di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

    Dengan demikian, Anda harus menetapkan program kerja yang dapat mengatasi masalah tersebut. Batasi target dan objektif dalam program kerja Anda agar pelaksanaannya bisa lebih bagus dan cepat. 
  • Menganalisis Rencana Kerja Jangka Menengah


Langkah selanjutnya adalah menganalisis program pada Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) yang menjadi skala prioritas di tahun ini. Perlu diingat, selain harus diturunkan dari visi, misi dan tujuan sekolah, program kerja tahunan haruslah merupakan bagian dari RKJM yang merupakan rencana kerja jangka menengah.

  • Hitung Sumber Daya yang Anda Punya

Untuk mengatasi masalah Anda sudah membuat sejumlah target dan objektif. Tapi, pastikan jika sumber daya Anda mencukupi. Sejumlah hal yang perlu Anda pertanyakan adalah:

  • Apakah jumlah dan kemampuan tenaga pendidik yang ada sudah mencukupi?
  • Apakah peralatan yang ada sudah cukup untuk mengatasi masalah?
  • Apakah anggaran yang sekolah Anda punya mencukupi?
  • Ke mana saja anggaran tersebut akan dialokasikan?
  • Potensi apa saja yang bisa Anda dapatkan dari luar sekolah?
  • Undang Narasumber dari Luar Sekolah

Mengundang kepala sekolah atau guru dari sekolah lain ketika pembuatan program kerja tengah berlangsung akan banyak membantu Anda. Minta guru atau kepala sekolah yang Anda undang mempresentasikan dan menjelaskan program kerjanya. Anda bisa mendapatkan banyak inspirasi dan masukan berharga terhadap program kerja yang Anda buat.

Baca Juga: Cara Melatih Guru Non Tech Savvy Agar Makin Mengenal Teknologi

Contoh Kerangka Program Kerja Kepala Sekolah

Jika Anda membutuhkan template program kerja kepala sekolah untuk SD hingga SMA,  contoh kerangka program kerja berikut ini bisa dijadikan sebagai acuan:

Model 1

SistematikaPenjelasan
BAB I – Pendahuluan
A. Latar belakangMenguraikan apa, bagaimana dan mengapa program kerja harus dibuat
B. Landasan HukumLandasan hukum yang memayungi program kerja kepala sekolah
C. TujuanMenjelaskan tujuan program kerja sekolah
D. ManfaatMenjelaskan manfaat dari penyusunan program kerja
E. Ruang lingkupMenjelaskan ruang lingkup dari isi program kerja
BAB II – Profil SekolahMenjelaskan visi, misi dan tujuan sekolah
BAB III – Program Kerja Tahun 2021/2022Menguraikan program kerja di tahun yang bersangkutan
BAB IV – Pembiayaan dan Anggaran SekolahMenguraikan pembiayaan, besarnya penggunaan maupun sumber dananya
Bab V – Perencanaan ke DepanHarapan, pengembangan dan rekomendasi

Model 2

BAB IPendahuluanVisi SekolahMisi SekolahTujuan Sekolah
BAB IIIdentifikasi MasalahPotensi SekolahAnggaranTarget Jangka PendekTarget Jangka Panjang
BAB IIIProgram KerjaIndikator KeberhasilanPengawasan
BAB IVDeskripsiPenjelasan
BAB VPenutup

Baca Juga: Memahami Formative Assessment dan Peluangnya untuk Diterapkan dalam Ruang Kelas

Manfaatkan Jelajah Ilmu untuk Memonitor Program Kerja

Dengan membuat program kerja kepala sekolah yang berkualitas, Anda sudah separuh jalan menuju peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Selanjutnya, memastikan program-program yang sudah dibuat terlaksana dengan baik. Untuk itu, sebagai kepala sekolah Anda harus melakukan monitoring dan mengumpulkan informasi mengenai pelaksanaan program kerja tersebut.

Di era teknologi digital seperti sekarang, monitoring kinerja sekolah mulai dari aktivitas pembelajaran, kinerja guru hingga hasil nilai siswa tidak perlu lagi dilakukan secara manual. Kini, proses yang memakan waktu dan tenaga tersebut dapat dilakukan dengan lebih mudah secara online melalui bantuan teknologi pendidikan. 

Nah, bagi para guru dan khususnya Anda sebagai kepala sekolah, Acer menawarkan solusi komprehensif untuk dunia pendidikan, Jelajah Ilmu, yang secara terintegrasi menggabungkan Learning Management System (LMS) standar internasional yang diadopsi ke bahasa dan kurikulum Indonesia, materi pembelajaran e-book, video interaktif dan bank soal, serta media komunikasi antar pihak dalam 1 platform terpadu.

Jelajah Ilmu memberikan kemudahan bagi pelaku pendidikan seperti kepala sekolah, guru, murid, juga orang tua dalam proses transformasi pembelajaran era baru sehingga dapat meningkatkan pengalaman akademis baik secara online maupun tatap muka, pengelolaan penugasan, komunikasi antar pihak dan juga penyediaan materi buku pembelajaran secara terintegrasi.

Selain itu, Jelajah Ilmu juga terhubung dengan berbagai sumber belajar mengajar seperti Video Interaktif, eTextbooks, eWorkbooks, eTeachersGuides, eTestpapers, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya itu, kami memberikan gambaran tentang perilaku belajar dan perkembangan siswa kepada guru, kepala sekolah dan orang tua. Jelajah Ilmu memberikan pengalaman akademis yang lengkap serta menjembatani kesenjangan antara pembelajaran di sekolah dan di rumah.
Sekarang, sudah tahu kan manfaat dan keuntungan menggunakan Jelajah Ilmu. Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi Jelajah Ilmu sekarang dan transformasikan kualitas pendidikan di sekolah Anda ke arah yang semakin baik.