Metode Pembelajaran “Picture and Picture” dan Penerapannya
Beranda / Edukasi / Metode Pembelajaran “Picture and Picture” dan Penerapannya

Metode Pembelajaran “Picture and Picture” dan Penerapannya

0
Metode “Picture and Picture” dan Penerapannya

Model pembelajaran picture and picture adalah model pembelajaran yang memanfaatkan gambar (atau produk visual lain) sebagai media pembelajarannya. Sehingga sebelum proses pembelajaran guru sudah menyiapkan gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau dalam bentuk carta dalam ukuran besar. Lalu murid bisa menyusun gambar-gambar yang telah diacak untuk kemudian disusun berdasarkan urutan logis yang nantinya akan menumbuhkan daya kreasi siswa terhadap materi pembelajaran. 

Langkah-langkah Pembelajaran Picture and picture

Agar berjalan dengan baik, guru perlu memahami bagaimana langkah dalam pembelajaran picture and picture ini. Untuk diketahui, gambar-gambar pada model picture and picture memiliki hubungan satu sama lain secara berurutan, namun sengaja diacak agar siswa dapat menyusunnya menjadi urutan gambar yang logis. 

Meskipun tampak sederhana dan mudah untuk dilakukan oleh peserta didik, namun model pembelajaran ini bisa menumbuhkan interaksi dan kreativitas yang menjanjikan dan berpotensi sangat membantu siswa.

Berikut adalah beberapa langkah pembelajaran model picture and picture.

  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
    Di langkah ini guru bisa menyampaikan kompetensi dasar mata pelajaran yang bersangkutan. Dengan demikian, siswa dapat mengukur sampai sejauh mana materi yang harus dikuasainya.
  1. Menyajikan materi sebagai pengantar
    Kesuksesan dalam proses pembelajaran dapat dimulai dari sini, karena guru dapat memberikan motivasi yang menarik perhatian siswa yang selama ini belum siap. Dengan motivasi dan teknik yang baik dalam pemberian materi akan menarik minat siswa untuk belajar lebih jauh tentang materi yang dipelajari.
  1. Guru memperlihatkan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi. 
    Dalam proses penyajian materi, guru mengajak siswa untuk ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukan oleh guru atau oleh temannya. Dalam perkembangan selanjutnya, guru dapat memodifikasikan gambar atau mengganti gambar dengan video atau demonstrasi kegiatan tertentu.
  1. Guru menunjuk siswa lalu siswa diminta secara bergantian mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis. 
    Di langkah ini guru harus dapat melakukan inovasi, karena penunjukan secara langsung terkadang kurang efektif dan siswa merasa tertekan jika belum menguasai materi. Salah satu cara yang bisa dilakukan guru adalah dengan undian, sehingga siswa merasa memang harus menjalankan tugas yang harus diberikan. Gambar-gambar yang sudah ada diminta oleh siswa untuk diurutkan, dibuat, atau dimodifikasi.
  1. Guru menanyakan alasan / dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
    Setelah itu ajaklah siswa menemukan rumus, tinggi, jalan cerita dengan indikator yang akan dicapai. Ajaklah sebanyak-banyaknya peran siswa dan teman yang lain untuk membantu sehingga proses diskusi agar proses belajar mengajar semakin menarik. 
  1. Dari alasan / urutan gambar tersebut guru bisa menanamkan konsep / materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.
    Dalam proses diskusi dan pembacaan gambar ini guru harus memberikan penekanan-penekanan pada hal yang ingin dicapai dengan meminta siswa lain untuk mengulangi, menuliskan atau bentuk lain dengan tujuan siswa mengetahui bahwa hal tersebut penting dalam pencapaian kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Pastikan bahwa siswa telah menguasai indikator yang telah ditetapkan.
  1. Kesimpulan / rangkuman
    Di akhir pembelajaran, guru bersama siswa mengambil kesimpulan sebagai penguatan materi pelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published.