Manfaat TikTok untuk Mengajar Generasi Z
Beranda / Edukasi / Manfaat TikTok untuk Mengajar Generasi Z
Manfaat TikTok untuk Mengajar Generasi Z

Manfaat TikTok untuk Mengajar Generasi Z

Sebagai salah satu pengguna media sosial terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat akrab dengan hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk urusan edukasi atau literasi. Penggunaan media sosial sangat ampuh untuk mendistribusikan informasi tanpa terbatas lokasi. 

Karena gemar bermedia sosial, banyak kalangan kemudian menggunakannya sebagai media pembelajaran modern. Pada era digital saat ini, media pembelajaran memang tidak lagi hanya bertumpu pada buku, tapi meluas lewat media sosial seperti Facebook, Instagram, Youtube, Twitter, Blog hingga yang terbaru adalah TikTok. 

TikTok menjadi salah satu media sosial yang booming karena kelebihannya memungkinkan membuat video pendek yang diaplikasikan dengan suara atau lagu serta bisa dipilih mandiri. Menariknya lagi, TikTok juga memiliki berbagai fitur yang membuat penggunanya tak bosan beraktivitas di media sosial. Misalnya saja fitur Challenge dan berbagai jenis musik terkini. 

Rupanya dengan unsur fun yang ditawarkan TikTok ini menarik sejumlah pendidik untuk menjadikannya sebagai salah satu media pembelajaran yang baru. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi interaksi sosial, TikTok dapat memberikan pesan yang hendak disampaikan terasa lebih menyenangkan dan menyegarkan dibandingkan menggunakan media pembelajaran konvensional. 

Menarik bukan? Bagi Anda yang ingin memanfaatkan TikTok sebagai media pembelajaran khususnya untuk Generasi Z,  simak artikel berikut ini untuk membantu Anda sukses menjadi content creator pendidikan di TikTok. 

Manfaat TikTok dalam Dunia Pendidikan

Mengajar online memberikan tantangan besar bagi guru. Mereka harus dapat memastikan muridnya tetap mengikuti kelas dan memastikan bahwa materi yang disampaikan dapat dimengerti dan dipahami.

Komunikasi satu arah yang lebih banyak terjadi dalam proses belajar mengajar terkadang membuat jenuh murid. Untuk menjaga semangat tersebut, guru harus lebih kreatif untuk menyampaikan materi dan penggunaan media yang tepat dalam proses belajar mengajar. 

Media sosial bisa menjadi salah satu pilihan atau penggunaan media utama mengatasi gap yang terjadi antara belajar online dan belajar konvensional. Apalagi generasi saat ini khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha sangat akrab dengan media sosial. 

Salah satu pilihan guru dalam penggunaan media sosial adalah dengan TikTok. Lebih dari sekadar menghibur, TikTok dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Khususnya dalam hal awareness serta praktek atau penerapan dari contoh. 

Baca juga: Memahami Peran Media Sosial dalam Pendidikan

Tertarik menggunakan TikTok? Berikut manfaat TikTok dalam mengajar Generasi Z: 

  1. Dapat Lebih Terhubung Dengan Siswa

    Guru dapat memanfaatkan TikTok untuk memantau murid-muridnya, seperti aktivitas yang dilakukan murid atau sekadar menyapa dan memastikan muridnya dalam kondisi sehat. Manfaatkan TikTok sebagai bagian dari sosialisasi dengan murid di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
  2. Mengurangi rasa stres

    Guru dapat memanfaatkan TikTok dengan membuat konten ringan seperti tips, cerita dongeng, cerita sejarah hingga kesenian. Meski diluar dari akademik formal namun menggunakan Tik-Tok untuk konten-konten yang masih berhubungan dengan akademis akan terasa lebih menyenangkan.
  3. Membantu Murid Memahami Konsep

    TikTok memiliki perbedaan khusus dengan media sosial lain dalam hal literasi. Durasi singkat satu menit harus dapat dimanfaatkan penggunanya khususnya guru dalam menyampaikan materi. Dapat dikatakan bahwa pelajaran yang diberikan melalui TikTok sifatnya sebagai pelajaran mikro dengan teks berupa pointer untuk lebih mudah dimengerti.

    Selain itu, murid dapat mengulang-ulang materi yang disampaikan di TikTok. Tentu ini akan membantu murid memahami materi pelajaran dengan cara singkat dan mudah.
  4. Membuat Murid Lebih Aktif

    Manfaat TikTok lainnya adalah mendorong interaksi dan minat murid. Belajar online telah mendisrupsi sejumlah minat murid terhadap pelajaran. Akhirnya, murid lebih banyak berpusat pada akademis, sedangkan kegiatan jasmani seperti olahraga atau kesenian sepi peminat.

    Mengatasi hal tersebut, TikTok dapat digunakan untuk mendorong murid untuk tetap aktif berolahraga ataupun kegiatan seni meski hanya di rumah. Sejumlah kegiatan ekstrakurikuler di pembelajaran dapat dilakukan dari TikTok, sehingga manfaatnya terasa membuat murid kembali menjadi lebih aktif.
  5. Sebagai Media Tugas

    Setelah guru memberikan materi, murid dapat diberikan tugas lewat TikTok. Minta murid untuk memberikan feedback atau pendapat mereka tentang materi yang telah diberikan dengan konten TikTok. Melalui pembuatan video mancing murid lebih kreatif dan guru dapat mengetahui seberapa paham murid akan konsep materi.
  6. Meningkatkan Percaya Diri Murid

    Manfaat TikTok lainnya adalah meningkatkan rasa percaya diri murid, plus memberikan semangat positif untuk berbagi ilmu atau pengetahuan. Namun dengan TikTok, guru dapat mendorong murid ‘memberi pengaruh’ pada orang banyak agar mendorong siswa untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat.   
  7. Promosi Sekolah

    Guru dapat mendorong siswa untuk melakukan kegiatan seni dan berolahraga hingga menampilkan beberapa pertunjukan secara pribadi atau kelompok lewat TikTok. Berkat konten tersebut, secara langsung murid juga mempromosikan sekolah. Tentu saja memberikan dampak positif pada reputasi sekolah tersebut.  

Baca juga: Peran Teknologi Virtual Reality dalam Pembelajaran

Cara Mengajar dengan TikTok 

Tertarik dan berencana untuk membuat TikTok sebagai media pembelajaran untuk murid? Ada yang perlu guru ketahui kalau tidak semua materi mata pelajaran bisa diaplikasikan lewat TikTok. Sebab ada keterbatasan durasi waktu sehingga materi pelajaran harus lebih dirangkum dan dikonsepkan untuk menjadi sebuah konten di TikTok.  

Sebelum memanfaatkan TikTok sebagai media pembelajaran, simak terlebih dahulu strategi dan cara membuat TikTok. Agar manfaat TikTok bagi murid terasa dan pesan yang hendak disampaikan dapat dipahami. 

Berikut strategi untuk membuat TikTok sebagai media belajar:

  • Jadikan TikTok Sebagai Pengganti Tugas

    TikTok banyak disukai generasi saat ini karena jenis video yang diproduksi mudah dan memiliki referensi musik yang energik. Jadikan TikTok sebagai pengganti tugas tertulis atau sebagai pengganti presentasi.
  • Konten Orisinil

    Hindari konten yang merupakan hasil contekan atau karya orang lain yang sedang booming dengan langsung mengaplikasikannya dalam video untuk pembelajaran online. Sebab tidak semua konten video yang sedang booming cocok untuk menjadi konten TikTok. Akan lebih baik apabila guru menciptakan hasil karya dan gagasan sendiri untuk pembuatan konten di TikTok.
  • Konten Positif

    Sejak awal, ingatkan kepada murid bahwa TikTok digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar dan merupakan konten positif. Berikan pemahaman kepada murid bahwa konten di media sosial sebagai media pembelajaran bukan merupakan konten hoaks, perundungan atau sesuatu yang melanggar norma dan hukum.
  • Tentukan Timeline

    Guru harus menentukan kapan waktunya menggunakan TikTok dan tidak. Jangan sampai seluruh materi yang disajikan semuanya menggunakan TikTok. Maka, perlu ditentukan kapan waktu terbaik untuk menyajikan TikTok sebagai metode pembelajaran. Ini untuk mengurangi kecanduan murid atau exposure terlalu besar terhadap platform tersebut. 

Sudah tahu soal strategi menggunakan TikTok, kini waktunya membuat Tik-Tok. Berikut cara menggunakan TikTok sebagai media pembelajaran: 

  1. Bila ini yang pertama bagi Anda menggunakan TikTok, maka Anda harus download lebih dulu TikTok dari Google Play dan App Store. 
  2. Buka aplikasi TikTok dari smartphone.
  3. Lanjutkan dengan membuat akun profil. Karena ini penggunaannya untuk belajar, maka sebaiknya menggunakan nama akun yang dikenal murid Anda. 
  4. Mulai membuat konten, bila Anda tidak nyaman untuk menari tidak masalah. Mulailah dengan cara berbicara sambil menambah fitur-fitur yang menarik.  Seperti caption, lagu atau stiker yang memang membuat murid tertarik menonton. 
  5. Bingung untuk memulai konten? Anda bisa memulainya dengan memberikan tips kepada Murid. 
  6. Bagikan konten Anda! Percaya diri saja bahwa konten yang Anda buat akan berguna bagi banyak orang. Setelah membuat konten, kemudian bagikan ke platform media sosial Anda yang lain seperti Facebook atau Instagram gunanya untuk lebih banyak menjangkau banyak orang. 
  7. Jawab pertanyaan dan berinteraksilah dengan follower Anda. Bila ada pertanyaan atau komentar usahakan selalu membalasnya untuk mendapatkan ide baru lagi dalam membuat konten. 

Nah, demikian artikel memanfaatkan TikTok untuk mengajar. Semoga artikel ini memberikan inspirasi dan membantu Anda untuk terus mengajar dengan kreatif.