Ini Alasannya Jelajah Ilmu Dapat Mempermudah Tugas Kepala Sekolah
Beranda / Edukasi / Ini Alasannya Jelajah Ilmu Dapat Mempermudah Tugas Kepala Sekolah
Ini Alasannya Jelajah Ilmu Dapat Mempermudah Tugas Kepala Sekolah

Ini Alasannya Jelajah Ilmu Dapat Mempermudah Tugas Kepala Sekolah

Kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting di sekolah. Maju tidaknya mutu pembelajaran suatu sekolah, sangat bergantung pada peranan aktif seorang kepala sekolah yang melakukan supervisi, mendukung serta mengevaluasi dan memperbaiki sistem pembelajaran dan pelaksanaannya di lapangan.

Sebuah penelitian yang dilakukan tim Universitas Stanford pada 1.800 sekolah di tujuh negara sebagaimana dikutip dari The Conversation menyimpulkan, performa dan kualitas pendidikan sekolah sangat dipengaruhi oleh kualitas seorang kepala sekolah dan kebijakan yang diterapkannya. Riset tersebut menyebu, 50% dari seluruh faktor penentu kesuksesan sebuah sekolah adalah kapasitas dan kompetensi sang kepala sekolah.

Di Indonesia, peran penting kepala sekolah sebagai pemimpin dan pembina masih belum maksimal. Alasannya karena perhatian kepala sekolah masih lebih banyak tercurah untuk pekerjaan administratif mulai dari administrasi personalia, administrasi sarana dan prasarana, administrasi kearsipan, hingga administrasi keuangan.

Contohnya seperti membuat pembagian tugas mengajar, membuat daftar hadir guru, melakukan rekap kehadiran guru, pekerjaan surat menyurat, hingga membuat laporan kinerja kepala sekolah. 

Akibatnya, pekerjaan yang lebih penting untuk meningkatkan kualitas belajar jadi terbengkalai. Padahal, peran kepala sekolah menurut Keputusan Menteri Pendidikan Nomor 162 Tahun 2003 tentang Pedoman Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah tidak hanya sebagai administrator melainkan beberapa hal penting berikut ini:

  • Edukator

Sebagai seorang edukator, kepala sekolah berperan merencanakan, melaksanakan, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih para guru. Oleh karenanya, pengalaman seorang kepala sekolah akan sangat menentukan hasil kerjanya, terutama dalam memberikan motivasi dan bimbingan pada para guru. Namun, sebagai edukator, kepala sekolah juga harus memberikan kebebasan pada para guru untuk menyatakan pendapat mereka demi kemajuan pembelajaran di sekolah.

Baca Juga: Meningkatkan Minat Siswa Mempelajari Mulok dengan Bantuan VR

  • Manajer

Sebagai seorang manajer, kepala sekolah bertugas membuat rencana/ arahan strategis mengenai seluruh program sekolah. Mulai dari merancang standar kurikulum, hingga mengelola keuangan sekolah.

  • Supervisor

Sebagai supervisor, Kepala sekolah bertugas melakukan supervisi pekerjaan yang dilakukan oleh guru atau pegawai administrasi sekolah. Supervisi diwujudkan dengan melakukan pengawasan dan pengaturan agar kinerja seluruh pegawai sekolah terarah pada tujuan yang telah ditetapkan.

  • Leader

Sebagai seorang leader, kepala sekolah dituntut untuk memimpin implementasi strategi pendidikan yang sudah ditetapkan dan mampu mendorong inovasi pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.

Dari sekian peran yang dipaparkan di atas, bisa disebutkan bahwa secara garis besar tanggung jawab pekerjaan kepala sekolah adalah:

  • Mengelola logistik dan anggaran sekolah.
  • Melakukan pengawasan dan mengelola pelaporan kinerja guru.
  • Mempresentasikan data performa sekolah pada yayasan atau kepala dinas pendidikan.
  • Menemukan inovasi untuk memperbaiki kinerja guru maupun performa sekolah secara keseluruhan.
  • Meninjau kebijakan sekolah dan memastikan kebijakan tersebut terlaksana dengan baik.
  • Memastikan lingkungan sekolah aman dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Berapa Rasio Guru-Murid dan Jumlah Siswa dalam Kelas yang Ideal?

Teknologi Memudahkan Pekerjaan Kepala Sekolah

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan tidak hanya membawa keuntungan bagi murid dan guru saja. Teknologi juga menghadirkan berbagai tools yang dapat memudahkan pekerjaan pemimpin sekolah seperti kepala sekolah/ kepala yayasan.

Melalui penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak berupa platform digital atau aplikasi pendidikan, seorang kepala sekolah dapat mengotomatisasi sekian pekerjaan administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual. Sehingga, kepala sekolah dapat memiliki waktu lebih untuk fokus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya.

Jelajah Ilmu Sebagai Platform yang Membantu Pekerjaan Kepala Sekolah

Jelajah Ilmu merupakan solusi pembelajaran digital komprehensif yang dihadirkan Acer untuk seluruh pemangku kepentingan sekolah seperti murid, orang tua, guru, bahkan kepala sekolah.

Dengan menggabungkan pembelajaran digital berstandar internasional yang telah diadopsi ke dalam kurikulum Indonesia, Jelajah Ilmu menyediakan semua yang dibutuhkan pemangku kepentingan di sekolah mulai dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), materi pengajaran harian, bank soal, buku digital dalam bentuk buku petunjuk guru dan buku siswa dari penerbit terkemuka yang memudahkan guru dan sekolah dalam memajukan pembelajaran lebih kreatif, serta membantu murid dalam proses belajar mandiri. 

Seperti telah disebutkan, kepala sekolah juga dapat menikmati berbagai kemudahan yang telah disediakan Jelajah Ilmu. Lantas, apa saja alasan seorang kepala sekolah memilih Jelajah Ilmu untuk kegiatan belajar mengajar di sekolahnya? Berikut ini ulasannya.

  1. Pengawasan Kehadiran Guru jadi Lebih Mudah

Dengan Jelajah Ilmu, kepala sekolah tidak perlu lagi mengawasi guru secara langsung, misalnya dengan berkeliling dari satu kelas ke kelas lain untuk memeriksa kehadiran guru, yang tentu saja menyita waktu. Cukup dari platform Jelajah Ilmu, seorang kepala sekolah bisa melihat laporan kehadiran guru untuk setiap sesi mengajar.

Baca Juga: Mengenal Assistive Technology, Alat Bantu Belajar untuk Murid dengan Disabilitas

  1. Mendapatkan Laporan Aktivitas Guru Secara Otomatis

Semua aktivitas detail akan tercatat di sistem Jelajah Ilmu dan kepala sekolah bisa mengikuti semua laporan tersebut. Kepala sekolah yang ingin mendapatkan laporan mengenai rincian aktivitas guru seperti konten apa saja yang diberikan guru pada murid, apakah guru telah memberikan lembar ujian, mengirimkan PR, tugas, bahkan kepala sekolah dapat mengetahui jika guru berdiskusi dengan murid. Jadi, semua kegiatan yang dilangsungkan oleh guru bisa diikuti oleh kepala sekolah.

  1. Mendapatkan Laporan Performa Murid Secara Otomatis

Kepala sekolah juga bisa mengakses laporan mengenai semua murid secara detail seperti laporan kehadiran, aktivitas siswa seperti membaca buku digital, tugas, PR, kuis, ujian hingga performa siswa seperti nilai yang diperoleh dalam kuis maupun ujian. Semuanya itu bisa diperoleh kepala sekolah tanpa harus meminta laporan dari guru.

Demikianlah sekian manfaat Jelajah Ilmu yang dapat mempermudah kepala sekolah dalam berbagai tugasnya. Sekian fungsi Jelajah Ilmu juga dapat diakses tanpa membutuhkan infrastruktur tambahan. Melalui Jelajah Ilmu, kepala sekolah bisa memiliki waktu yang lebih banyak untuk fokus meningkatkan mutu pendidikan.

Nah, bagi Anda kepala sekolah yang tertarik mengintegrasikan Jelajah Ilmu di sekolahnya, Anda bisa menghubungi Jelajah Ilmu sekarang juga untuk mendapatkan kesempatan melakukan trial Jelajah Ilmu dan informasi mengenai harga.