Ketahui Apa Saja Metode Pembelajaran Yang Bisa Diterapkan Guru
Beranda / Edukasi / Ketahui Apa Saja Metode Pembelajaran Yang Bisa Diterapkan Guru

Ketahui Apa Saja Metode Pembelajaran Yang Bisa Diterapkan Guru

Metode pembelajaran adalah salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan. Baik siswa dan guru sama-sama memiliki metode belajar dan mengajar yang berbeda sesuai dengan minat dan kepribadian masing-masing.

Afandi, Chamalah, & Wardani (2013) berpendapat bahwa metode pembelajaran adalah prosedur atau pola sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya terdapat berbagai strategi, teknik, metode, media, bahan, hingga alat penilaian pembelajaran. Dengan kata lain, metode pembelajaran juga disebut sebagai cara atau tahapan yang digunakan dalam interaksi antara siswa dan guru. Tujuan akhirnya untuk mencapai goal yang telah ditetapkan sesuai materi dan mekanisme pembelajaran.

Semantara Sanjaya (2008) menyebutkan bahwa metode pembelajaran adalah cara atau metode yang dapat digunakan dalam melaksanakan strategi pembelajaran. Metode merupakan upaya untuk mengimplementasikan rencana yang telah disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran. Selain itu, juga untuk merealisasikan atau mewujudkan strategi metode mengajar yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berikut adalah beberapa metode pembelajaran yang bisa Guru ketahui untuk membantu memahami siswa lebih baik lagi.

1. Metode ceramah

Metode ceramah adalah metode pembelajaran yang paling sering digunakan, dimana guru memberikan materi kepada peserta didik secara lisan. Karena tidak menggunakan media, metode pembelajaran ini bersifat praktis dan ekonomis. Meskipun begitu, metode ini dapat menimbulkan kebosanan sehingga guru perlu memikirkan agar penyampaian materi bisa diterima dengan baik oleh siswa.

2. Metode Pembelajaran AIR

AIR adalah singkatan dari Auditory, Intellectually, dan Repetition (Budiyanto, 2016). Contoh metode pembelajaran ini menganggap bahwa pembelajaran akan efektif ketika memperhatikan tiga hal tersebut. Kelebihan dari metode pembelajaran AIR adalah dapat melatih keberanian siswa untuk mengemukakan pendapat (auditory) dan memecahkan masalah (intellectually), serta melatih siswa untuk mengingat kembali materi yang telah dipelajari (repetition).

3. Metode Pembelajaran Inquiry

Inquiry adalah metode yang berfokus pada kemampuan siswa untuk menyelidiki secara logis, kritis, sistematis, dan analitis. Tujuan utamanya adalah pada keterlibatan siswa untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban atas suatu permasalahan.

4. Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)

CTL merupakan contoh metode pembelajaran yang menekankan pada keterlibatan siswa untuk mengaitkan materi pelajaran dengan situasi kehidupan nyata. Dengan menggunakan berbagai masalah kontekstual, peserta didik akan menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk memecahkan masalah.

5. Metode diskusi

Metode diskusi melibatkan peserta didik untuk aktif menyampaikan pendapat atau gagasan yang ada untuk bisa memecahkan sebuah permasalahan. Tujuannya, selain mampu memecahkan permasalahan, siswa juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan terkait masalah yang dibahas, berani mengeluarkan pendapat, serta mengambil keputusan.

6. Metode eksperimen

Metode eksperimen adalah kegiatan pembelajaran dengan melibatkan peserta didik untuk mencoba atau mempraktikkan materi pembelajaran yang sedang disampaikan. Kegiatan praktikum ini umumnya dilakukan di laboratorium, sehingga setiap eksperimen yang dilakukan dapat berjalan dengan aman. Biasanya diterapkan pada mata pelajaran yang berhubungan dengan sains (ilmu alam).

7. Metode debat

Metode debat adalah metode pembelajaran yang sering digunakan di mata pelajaran sosial atau humaniora (sastra). Debat atau adu argumentasi dilakukan antara dua kelompok atau lebih, bisa secara perorangan atau kelompok, untuk mengemukakan pendapat atas sikap yang diambil oleh kelompok tersebut. Biasanya, kelompok dibagi menjadi pro dan kontrak terhadap sebuah permasalahan. Tujuannya, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bicara (public speaking) dan mengemukakan pendapat.

8. Metode peta konsep

Metode peta konsep merupakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan cara berpikir secara runtut. Guru secara runut menjelaskan sesuatu mulai dari akar permasalahan, proses terjadinya, hingga cara penyelesaiannya. Pembuatan peta konsep berpikir ini diharapkan dapat membantu siswa untuk memahami setiap materi pembelajaran secara konseptual, dan meningkatkan daya analisis serta berpikir kritis.


Acer sebagai perusahaan IT terkemuka turut mendukung metode pembelajaran yang menarik melalui platform Jelajah Ilmu. Jelajah Ilmu adalah suatu platform pembelajaran berstandar Internasional yang telah disesuaikan ke dalam bahasa dan kurikulum Indonesia. Jelajah Ilmu dibuat untuk membantu meningkatkan kualitas sekolah menjadi lebih baik dan telah terintegrasi dengan materi pembelajaran lengkap seperti e-book, video interaktif dan bank soal, dan dilengkapi media komunikasi antar pihak dalam 1 platform terpadu. Hubungi kami untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tentang Jelajah Ilmu.