Mengenal Discovery Learning, Model Pembelajaran Yang Aktif & Efektif
Beranda / Edukasi / Mengenal Discovery Learning, Model Pembelajaran Yang Aktif & Efektif

Mengenal Discovery Learning, Model Pembelajaran Yang Aktif & Efektif

Mengenal Discovery Learning, Model Pembelajaran Yang Aktif & Efektif

Metode belajar semakin banyak bermunculan, salah satunya adalah discovery learning. Pembelajaran discovery learning adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, dan logis sehingga mereka dapat menemukan sendiri pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebagai wujud adanya perubahan perilaku. 

Berbeda dengan model pembelajaran konvensional, discovery learning atau pembelajaran penemuan lebih berpusat pada siswa, bukan guru. Pengalaman langsung dan proses pembelajaran menjadi patokan utama dalam pelaksanaannya.

Pembelajaran discovery learning ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya:

  1. Melatih peserta didik untuk berpikir secara sistematis dan ilmiah dalam menyelesaikan suatu permasalahan terkait materi.
  2. Memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
  3. Melatih peserta didik dalam menyusun strategi untuk meningkatkan pemahaman mereka terkait materi yang sedang diajarkan.
  4. Meningkatkan pola berpikir kritis bagi peserta didik.

Dari tujuan tersebut, discovery learning pun memberikan manfaat seperti pemahaman peserta didik tentang suatu konsep dalam pembelajaran bisa bertahan lebih lama karena mereka memahami konsep tersebut secara mandiri, melalui keaktifannya dalam menggali informasi.

Sebelum Anda mengenalkan pembelajaran discovery learning, Anda perlu mengetahui jenis-jenis discovery learning. Secara umum, discovery learning dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Free discovery learning
    Proses pembelajaran yang tidak disertai petunjuk atau arahan. Artinya, peserta didik harus memiliki kepekaan terhadap materi yang sedang dipelajari.
  1. Guided discovery learning
    Pembelajaran yang melibatkan peran guru sebagai fasilitator untuk menunjang terlaksananya pembelajaran.

Setelah menentukan jenis discovery learning apa yang menarik bagi Anda, selanjutnya Anda bisa menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Discovery Learning berikut ini:

  1. Stimulation (stimulus)
    Memulai kegiatan proses mengajar belajar dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah
  1. Problem statement (pernyataan/identifikasi masalah)
    Yakni memberi kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
  1. Data collection (pengumpulan data)
    Memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
  1. Data processing (pengolahan data)
    Mengolah data dan informasi yang telah diperoleh para siswa melalui wawancara, observasi, dan sebagainya, lalu ditafsirkan.
  1. Verification (pembuktian)
    Yakni melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi, dihubungkan dengan hasil data processing.
  1. Generalization (generalisasi)
    Menarik sebuah kesimpulan yang dapat dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk semua kejadian atau masalah yang sama, dengan memperhatikan hasil verifikasi.